Semakin Bertambah Kekuatan Seiring Perginya Bulan Ramadan - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Tuesday, August 14, 2012

Semakin Bertambah Kekuatan Seiring Perginya Bulan Ramadan

Tidak ada kata lelah dalam kerja keras, kata Jon si begitu. orang sukses, adalah orang yang tak pernah merasa lelah, namun tak akan memaksa diri secara berlebihan. Tiap pagi hari selepas subuh, Jon baca qur'an dan mentafakuri makna-maknanya. tidak heran jika banyak pemikirannya yang nampak 'sesat' : ia otodidak menggunakan imajinasinya. selepas mengaji qur'an, ia memanasi motor, lalu ke kandang sapi untuk bekerja sebagai gembel : kuli sapi. sekitar pukul delapan, hari itu, ada diklat guru kelas 3. mulai dari pukul delapan pagi, sampai jam empat sore. sepulang dari diklat, ia ke kandang lagi, untuk bekerja kembali. malamnya, ia menjadi bilal sholat tarawih sampai selesai. selepas tarawih, ia tidak tidur sebelum pukul dua belas malam dan bangun sekitar pukul empat.

apa benar Jon tidak lelah, jangan-jangan dia robot, atau alien dari planet merkurius paleo javanicus? tentu saja ia lelah, ia pemuda normal. terlebih lagi hatinya masih terasa sakit (ia ditolak cintanya, ha, kasian). namun ia belajar dari sejarah, bahwa ramadan adalah bulan perjuangan. termasuk perjuangan cinta - meskipun Jon akhirnya gagal.

begitu banyak peristiwa besar yang terjadi saat bulan ramadan :

1. Penghancuran berhala-berhala raksasa, Latta, Uzza, dan Mana’at milik Kaum Kafir Quraisy.

2. Ramadhan 2 H - pada hari itu Kaum Muslimin dibawah pimpinan Nabi Muhammad SAW berhasil mengalahkan pihak Musyrikin dalam Perang Badar, 313 pasukan (konon) melawan 1000 pasukan musuh. ajib kan?

3. Ramadhan 8 H - Rosulullah SAW keluar bersama 10 ribu pasukan Perang dari Kaum Muhajirin dan Anshor menuju Makkah untuk membebaskannya dari kemusyrikan. atau yang dikenal Futh Makkah dan turunnya surat al fath (kemenangan).

4. Ramadhan 223 H - Sultan Al Mu’tasim seorang Khalifah ‘Abasiyah mengadakan pengepungan terhadap Kota ‘Umuriyah’ yang merupakan benteng pertahan terkuat kerajaan Benzantiniyyah (Bizantium, Konstantinopel) di Asia.

5. Ramadhan 361 H - Atas perintah Khalifah Fatimi Panglima Jauhar Ash Shiqili meletakan pondasi pertama pendirian Jami’ (Masjid) Al Azhar - Mesir.

6. Ramadhan 587 H - Penghancuran dan penguasaan Kota ‘Asqolan yang merupakan pintu masuk menuju Kota Al Quds, Palestina.

7. Ramadhan 666 H - Pemerintahan Anthokiah didirikan oleh Pangeran Wormandi Buwaihimund pada tahun 491 H. Kota ini merupakan Kota termegah dengan dikelilingi benteng yang sangat kuat dijaga oleh ribuan pasukan secara bergiliran siang dan malam, walaupun kondisinya demikian Kaum Muslimin berhasil menaklukan daerah ini dengan izin Allah SWT dibawah Panglima Perang Dhohir Bibris.

8. Ramadhan 732 H - Lahirnya seorang Ulama besar yaitu Abdurrahman bin Muhammad bin Khaldun atau dikenal dengan nama Ibnu Khaldun.

9. Ramadhan 825 H - Sultan Murad II dari Khalifahan Utsmaniyah mengadakan pengepungan Kota Qostantiniyah (Konstantinopel)dalam rangka menaklukan dan memasukannya dalam Naungan Islam. 10. Ramadhan 1393 H - Tentara Mesir mampu menembus terusan Suez dan menghancurkan Benteng Berlif serta menghancurkan kekuatan tentara Israel.

11. Ramadhan 1393 H - Terjadi serangan mendadak terhadap kekuatan Israel yang dilakukan oleh satu pasukan berani mati Palestina di Ramallah yang menyebabkan kerusakan dan kerugian dipihak Israel.

12. Turunnya al qur'an yang suci nan mulia. and then, the most lovely is.... 13. Indonesia Merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 M - 8 Ramadhan 1364 H



ramadan benar-benar mendidik manusia, termasuk Jon, untuk belajar lebih sabar dalam bekerja keras dan berjuang, memperluas jaringan kasih sayang secara kemanusiaan, dan persaudaraan universal. Jon sangat paham, dirinya masih tergolong anak muda (meski wajahnya sudah amat sangat bangkotan) yang tak jauh dari kecerobohan. beberapa kali ia khilaf, meluapkan kekesalannya lewat sms pada wanita yang ia suka. ia tidak mengharapkan teman wanita yang ia suka itu memaafkannya. namun yang Jon harapkan, sang wanita kekasih Tuhan itu memahami kondisinya. seperti saat masih kuliah, Jon sebenarnya sangat membutuhkan semangat darinya. karena ia mendapatkan 'beban' kehidupan yang tak pantas dijalani oleh makhluk kerempengikus Tegalicus seperti dirinya. sekarang pun sama, keluarganya sedang habis-habisan 'bertarung' dengan masyarakat 'jahiliyah' yang berusaha merobohkan semangat dakwah keluarganya.

"Aku wezt ndak pengin apa-apa lagi, ma, pa," kata Jon saat musyawarah keluarga. "Kalo misalnya bekerja keras itu adalah suatu keinginan, aku mungkin nggak mau bekerja lagi. sayangnya, bekerja adalah suatu keharusan," Jon mau saja bekerja kotor, berkeringat, membantu masyarakat, yang di sisi lain sebenarnya ia merasa kesepian yang amat dalam di hatinya. ia mungkin sudah kehilangan akal sehat, hingga bekerja tak kenal imbalan. bahkan, uang THR yang didapatkannya dari mengajar pun, akan ia sumbangkan untuk pengajian rutin guru mengajinya. ia seperti yang tak berhasrat untuk hidup. dalam hatinya bersuara, in'ajriya illa allalloh... tidak ada imbalan kecuali dari Allah. ia mungkin menyerah, dengan perginya ramadan sebentar lagi. dan dengan semakin menambah kekuatan di akhir ramadanlah, ia mengira bisa membuktikan pada-Nya, bahwa ia masih mencintai-Nya. masih selalu 'melihat-Nya' di setiap wujud-wujud semu yang terlihat oleh inderanya.



bukankah, Allah bersembunyi di balik apa saja, termasuk keindahan wanita shalihah?

No comments:

Post a Comment