Si Lemah yang Mengalahkan Sang Kuat - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Tuesday, August 27, 2013

Si Lemah yang Mengalahkan Sang Kuat

Serial Jon Quixote de la Indonesia

                Dunia boleh berkata
                Engkau telah pergi
                Menjauh, menghilang
                Tapi kenyataan, berkata sebaliknya

Bagaimana engkau akan pergi
Jika kau tak pernah datang, sebelumnya
Bagaimana kau akan menjauh
Jika kau tak pernah berada di dekatku
Bagaimana kau akan menghilang
Jika sebelumnya kau memang tak pernah ada
Di setiap rinduku

                Tapi kenyataan, sebaliknya
                Engkau ada dalam setiap ucapanku
                Pikiranku
                Perasan-perasan perasaanku
                Engkau ada di setiap ku membuka
                Ataupun menutup mata
                Kenyataan, berada dalam pikiranku
                Kesadaran, terpenjara dalam pikiran

Dunia ini keras, kata seseorang
Dan kita pun harus lebih keras,
Untuk menaklukannya
Kekerasan yang dihadapi dengan kekerasan
Akan membuat kehidupan demikian
Kehancuran
Kerasnya hati tak bisa ditaklukan
Dengan logika
Atau, pikiran
Ia harus dihadapi dengan hati yang lembut
Bukan gemulai,
Namun cinta tanpa rasa takut

                Yang sedikit dapat mengalahkan yang banyak
                Yang kecil bisa saja membahayakan yang besar
                Yang remeh sangat mungkin itu yang terpenting
                Yang lemah mampu menundukan yang kuat

Lihat sejarah,
Wanita-wanita lemah yang menaklukan para kstria
Pasukan-pasukan kecil yang mengalahkan pasukan besar
Pejuang-pejuang remeh yang menumbangkan raksasa
Daud melawan Goliath
Saksi Uhud melawan para kafir keparat
Bambu runcing melawan senapan dan granat

                Hidup ini apa?
                Perjalanan meniadakan diri,
                Sebelum kematian menghampiri
                Karena saat kau mengejar ambisi
                Begitu banyak hal yang tak kau sadari
                Tapi,
                Bagaimana manusia meniadakan diri
                Jika ia sebenarnya tak pernah ada
                Tak akan pernah ada

No comments:

Post a Comment