Kuat Kita Bersama - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Saturday, October 26, 2013

Kuat Kita Bersama

Setiap orang butuh teman. Bahkan, Tuhan yang tak dapat dikategorikan sebagai 'orang', Ia membutuhkan 'teman'. Karena itu, Ibrahim disebut 'Khalilullah', Teman Allah. Mereka yang hidup, berjalan sendiri tak akan kuat. Kerapuhan di dalam hatinya akan semakin membesar, lalu ia akan mati pelan-pelan, kesepain, menyakitkan. Itu mengapa, sholat berjamaah lebih besar 'imbalannya'. Berjamaah akan menjadikan manusia kuat. Tidak penting barangkali, jamaah itu sedikit atau banyak, karena yang terpenting adalah kebersamaan itu. Tidak mungkin rasanya, Tuhan menurunkan 'ucapan-Nya', bahwa manusia diciptakan berpasangan, bersuku-suku, berbangsa, jika di sana tak ada makna, kebersamaan : saling mengenal. Dari ucapan-Nya itu, manusia sebaiknya paham bahwa mereka terlahir untuk saling terhubung. Bahwa mereka terlahir untuk hidup bersama, meski terkadang butuh kesendirian. Terkadang.

Terlepas dari kenyataan, bahwa sebagian manusia saling meniadakan - 'memangsa', fitrah (pembawaan jiwa) manusia adalah untuk hidup saling mengisi, melengkapi. Terkadang si X bertemu Y di dalam bus atau kereta. Mereka tak saling mengenal sebelumnya. Tapi ketika mereka sendiri, kebutuhan mendasar setelah makanan adalah, teman : berbincang. Ada banyak kondisi, yang menjadikan seseorang lebih memilih duduk sendiri, saat di perjalanan - kehidupan - seperti itu. Tapi kondisi seperti apapun itu berawal, keluar dari pikiran. Jika ketakutan menguasai pikiran, maka tidak akan ada keterkaitan di antara kita. Meski sebenarnya, manusia saling membutuhkan teman.

Apa gunanya rasa takut? Mengapa Tuhan memberikan rasa takut pada manusia? Agar manusia tak melawannya? Apakah Tuhan 'semacam' Zeus dengan petir di tangannya yang siap diluncurkan pada manusia yang tak takut pada-Nya? 

Rasa takut dibutuhkan, lebih mendasar, adalah untuk mempertahankan peradaban. Apa jadinya manusia tanpa rasa takut? Ia akan memangsa siapapun, demi ambisi, atau bahkan bisa saja hanya karena keinginan yang sepele. Manusia akan lebih ganas dalam hal menjatuhkan sesamanya, atau bahkan dirinya sendiri. Selain itu? Aku rasa, mencegah manusia agar tidak bertindak ceroboh - ketika manusia tak siap dengan konsekuensi dari apa yang dilakukannya, atau untuk mengukur sejauh mana keberanian yang kita miliki.

Rasa takut akan semakin berkurang, dan terkendali, ketika kita tidak sendirian. Satu orang penakut ditambah satu orang penakut, sama dengan dua orang penakut setengah berani. Bersama tak akan mudah dikalahkan. Bersama akan menjadikan takut siapa saja yang akan melawan. Menurutmu, mengapa agama ini terpecah-pecah? Menurutmu, mengapa harus ada satu bangsa yang menyatukan suku-suku? Menurutmu, jika para pemuda pejuang masa depan bergerak saling sendiri, apakah mimpi-mimpi akan teraih?

Ku tatap dunia
Terasa perih luka di dada
Pertempuran manusia
Yang buta indahnya perbedaan
Oh indahnya..

Ku bisa engkaupun bisa
Melupakan kebencian yang ada
Bersama kita terluka
Bersama kita bisa tertawa
Dan tertawa..

Ayo bangun dunia di dalam perbedaan
Jika satu tetap kuat kita bersinar
Harus percaya tak ada yang sempurna
Dan dunia kembali tertawa

Bayangkan dan senyumlah
Mahkota emas tiada artinya
Ketika raja dan ratu
Memimpin dunia semua bersatu
Dan bersatu..

Ayo bangun dunia di dalam perbedaan
Jika satu tetap kuat kita bersinar
Harus percaya tak ada yang sempurna
Dan dunia kembali tertawa

Jabat erat tanganku kawan
Kau tak akan pernah sendiri
Hancurkan dendam dengan cinta di dada
Untuk semua, manusia

SID_Kuat Kita Bersinar_

No comments:

Post a Comment