Angkat topi untuk adik-adikku, ICM - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Friday, November 1, 2013

Angkat topi untuk adik-adikku, ICM

 
(ICM Sejarah '2011)

Tahun 2009, saya memimpikan akan ada adik-adik saya angkatan 2009 yang lebih 'gila' dari saya. Barangkali, aku tak begitu gila, dengan rencana membuat pengajian untuk para PSK (esai : satu dari sekian banyak mahasiswa 'gila' jurusan sejarah). Ada tiga adik kelas yang dekat denganku tahun itu, tapi ternyata, ditelan zaman, mereka 'tak maju'. Bahkan satu di antara mereka 'menghilang' lebih memilih menjadi 'filsuf' seperti Nietzche, menyepi.
Saya sendiri dan lima sahabat perempuan saya selama kuliah, telah melangkah jauh dari harapan yang kami buat pada awalnya. 



Kami membuat forum jalanan tahun 2009, berdiskusi bebas 2x dalam satu minggu, jalan-jalan malam membagi makanan dan pakaian bekas pada Gepeng jalanan, dan membuat karya. Saya sendiri sudah membuat 7-8 buku perenungan, catatan perjalanan, tapi karena kami orang yang tak punya jaringan, buku-buku itu tersimpan rapi di laptop. Selanjutnya, akhir tahun 2009 kami juga membuat film amatiran, bertema nasionalisme (kalau nggak salah udah pernah saya masukan ke blog ini). Dan setelah kami lulus, mimpi-mimpi itu akan terus kami jalani : membuat film perjalanan kami, membuat sekolah murah berkualitas di seluruh Indonesia, membuat sejarah. Saat ini, saya tengah menulis satu novel tentang kisah itu. Termasuk wafatnya salah satu anggota kami Juni 2013 lalu (Semoga Allah memberi kedamaian untuknya), sebagai rasa cinta kami. Mudah-mudahan, apa yang kami tinggalkan itu, suatu saat akan 'membakar' semangat anak-anak muda, adik-adik, karena kami semakin menua : meski semangat akan kami jamin selalu muda.


Hanya anak muda yang mampu melakukan kegilaan. Hanya anak muda yang terus 'terhipnotis' oleh mimpi-mimpi. Hanya pemuda yang dalam hatinya terus bergelora semangat perubahan. Kami paham, seperti dalam drama kehidupan, ada kalanya komunikasi kami terputus ketika keputusasaan melanda. Atau, bahkan konflik dan perbedaan pendapat. Tapi apapun yang terjadi, selama kami mampu, akan kami berikan yang terbaik untuk bangsa ini. Untuk kehidupan ini. Itu, barangkali alasan mengapa kami dilahirkan, dipertemukan.

Kami, keluarga kecil forum Margadana (Sejarah '07) mengucapkan selamat pada ICM (Sejarah '2011) yang telah meletakan batu pertama mimpi mereka. Jangan berhenti, seperti kami yang terus berjalan meski letih!


No comments:

Post a Comment