Air mata-air mata yang tersenyum (poets/puisi) - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Tuesday, November 4, 2014

Air mata-air mata yang tersenyum (poets/puisi)

Apa yang indah dalam pandangan mata
Tak selalu sama untuk hati manusia
Keburukan dan kebaikan
Seringkali tergantung dari mana melihatnya

Sedang menunggu apakah manusia
Rezeki harta dan tahta,
Jodoh yang tak kunjung datang,
Ataukah kematian

Berdoalah seperti anak penggembala
Tuhan, terima kasih atas kesempatan hidup yang indah ini
Dan maafkan aku,
Jika terlalu banyak hal yang belum aku syukuri di hari yang indah ini

Mentari bersinar di ufuk timur
Menerangi jalan mereka yang berjuang
Bintang-bintang malam tersebar
Menemani kesepian mereka yang tak kunjung menemukan jawaban

Manakah yang lebih indah,
Bintang-bintang di angkasa
Pelangi yang menghapus kesedihan hujan,
Ataukah senyumanmu itu

Tak akan ada air mata yang terjatuh
Tanpa rasa takut akan kesepian
Tanpa datangnya kesedihan yang mendalam
Tanpa kebahagiaan yang menyapa tanpa salam

Tak akan ada air mata kesedihan
Tanpa harapan yang tiba-tiba menghilang
Tanpa impian yang terpaksa harus ditinggalkan
Tanpa takdir yang terkesan kejam

Tak akan ada air mata sia-sia
Jika manusia mampu mengendalikan keinginannya
Jika manusia mampu menjadi tuan atas dirinya
Jika manusia paham sebatas apa yang mampu dilakukannya

Tiap air mata akan terhitung
Tiap tetesannya akan tercatat
Menguatkan, melegakan
Mengubah kegelapan pikiran menjadi penerimaan

Tersenyumlah seperti air mata-air mata itu
Yang keluar menenangkan hatimu
Menyadarkan,
Bahwa perjuangan tak selalu berakhir kemenangan

Tersenyumlah seperti air mata-air mata itu
Yang mengalirkan kesedihan jiwa yang rindu
Menyadarkan,
Bahwa manusia hanya mendapatkan apa yang digariskan

Tersenyumlah seperti air mata-air mata itu
Yang menghentikan rasa sakit kekecewaan
Sebagai teman siapa saja mereka yang rapuh
Menghidupkan kembali jiwa yang sejenak terbunuh

Tersenyumlah seperti air mata-air mata itu
Menjadi manusia yang bebas
Menjadi diri yang mudah mencintai seseorang
Dan mudah merelakan ketika apa yang dicintai itu pergi

Tersenyumlah seperti air mata-air mata itu
Bersyukur pada tiap cinta yang datang
Dan mudah melepaskan tanpa rasa enggan
Tersenyum mengucap selamat tinggal 


No comments:

Post a Comment