Daerah teritorial diri - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Monday, February 5, 2018

Daerah teritorial diri

Maka ayatnya berkata, fa idza faroghta fanshob. Setelah selesai satu pekerjaan, lanjutkanlah ke pekerjaan yg lain. Tidak ada banyak waktu untuk berbincang omong kosong, bergosip, siapa yg tahu batas umur setiap kita?_Jon Q_

"Akhir-akhir ini aku merasa begitu takut, Jon," Beth melanjutkan dialog dalam majlis BRN. "Apalagi kalau mendengar atau merenungkan kematian, aku begitu takut,"


"Kurang piknik kali," timpal Bon sambil terkekeh.

"Perbanyak makan vitamin K, biar hormon testosteronnya lancar," entah dapat jurus medis darimana si Dul bisa berkata begitu. Sangat mungkin menyesatkan.

"Kenapa ya?" Jon balik tanya ke forum.

"Mungkin ada makhluk gaib yg mengikutimu, Beth," tambah Bon lagi. Yg ini sangat mungkin lebih menyesatkan. Makhluk gaib apa? Izrail? Itu sih tiap makhluk juga diikuti tiap saat.

"Kalau diagnosaku benar," kata Jon. "Rasa takut, cemas, khawatir yg tiba-tiba biasanya karena zona nyaman kita terusik,"

Jon pernah merenungkan tentang ego manusia yg cenderung ingin bahagia sendiri. Tak ingin ada tantangan, ujian, atau pertolongan pada orang lain yg menjadikan 'daerah teritorial diri' terganggu. Ego tiap orang cenderung menuntut untuk diperhatikan, dipedulikan, dianggap penting, merasa dibutuhkan, tak boleh diganggu, atau dalam kadar yg hampir menyentuh gangguan jiwa, seseorang merasa berkuasa atas orang lain. 'Ilusi berkuasa', idiom yg Jon gunakan ketika seorang anak menuntut sesuatu pada ibu bapaknya, kakak pada adiknya, istri pada suaminya, atau sebaliknya. Dan itu harus. Mengapa hampir menyentuh gangguan jiwa? Karena tiap manusia memiliki jiwa yg bebas, tak bisa dikekang, menolak dibelenggu, atau merasa terikat. Jika seseorang merasa berkuasa atas orang lain, dia mengambil alih hak Tuhan. Lalu siapa yg berhak berkuasa? Kebenaran. Tuhan. Dan dengan dialog seperti dalam BRN itulah Jon dan kawan-kawan ingin lebih mengenal apa itu kebenaran, siapakah Tuhan.

"Dulu rasul ditegur saat dirinya merasa dalam daerah teritorial diri," Jon melanjutkan. "Ya ayyuhal muzzamil, wahai orang yg berkemul (yg berada dalam kenyamanan), qumil layla illa qolila, bangkitlah di malam hari untuk sholat yg hanya sedikit orang yg sanggup. Ya ayyuhal mudatsir, wahai orang yg berselimut (diselimuti kenyamanan), qum fa andzir, bangkit dan berikan peringatan pada umat manusia. Berikan mereka pemahaman yg kau dapatkan dari-Ku (Allah). Dan agungkanlah nama-Nya,"

Bacaan selanjutnya

 Irji'i ilaa...                                                                               Menggoda setan

No comments:

Post a Comment