Min haytsu la yahtasib - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Wednesday, February 28, 2018

Min haytsu la yahtasib

2+2=4, angka 2 pertama menyerahkan dirinya pada angka 2 kedua, begitupun sebaliknya. Apa yg kau tanam, itulah yg akan kau tuai. Jika angka 2 pertama tak menyerahkan dirinya pada angka 2 kedua, maka hasilnya 0 (nol). Bagaimana kau bisa panen jika tak pernah menanam? Bagaimana mungkin kau sekolah, tapi ijasah tertulis nama bapakmu? Tapi untuk sampai angka 4, ada = (sama dengan). Itu proses, bukan tak ada hasil, tapi sedang - berproses._Jon Q_

Si Jon mungkin memang salah satu makhluk yg tak memiliki hak milik dunia. Tak punya harta, tertolak belasan wanita, memiliki jabatan duniawi tapi tak berwibawa. Dia kemana-mana tak bawa dompet, apalagi atm, bukan karena sedang tirakat hidup zuhud, atau lelaku kaum sufi. Tapi karena dia memang kismin alias kere.

Tapi mungkin itu 'rumus' hidup si Jon. Kau berikan semuanya pada Tuhan, maka kau mendapatkan segalanya dari Tuhan, min haitsu la yahtasib, dari jalan yg tak pernah terduga. Tapi, memangnya apa yg benar-benar manusia miliki di dunia ini? Man fi kholqis samawati wal ardli? Siapa, siapa yg menciptakan langit dan bumi dan seluruh kerajaan semesta ini? Jika esok pagi Tuhan mengambil seseorang yg sangat kau cintai, kau mau apa? Dia membuatmu keluar dari pekerjaan yg kau senangi, kau mau apa? Izrail datang, kau mau apa? Semua ini akan kembali kemana?

Ma anzala robbukum? Qola, khoiro. Segala yg diturunkan oleh Tuhan adalah kebaikan, ketika kita memandang dunia ini tanpa hasrat apapun. Demikian mungkin si Jon sedang belajar. Ia ingin mengajar di luar negeri, tapi ibu bapaknya meminta pulang. Ia gelandangan, tapi tiba-tiba diberi pekerjaan. Berjalan ke barat ke timur mengikhtiari jodoh, ia gagal. Tapi ketika ia sedang duduk santai, tiba-tiba jodoh datang.

"Mobil sudah mbak bayar, kamu tinggal berangkat," kata kakaknya si Jon. Awalnya ia bingung, mau dapat uang darimana dia? Ternyata kakaknya bantu, mobil plus supir. Sebentar lagi tanggal muda, Jon gajian. Pas benar bisa buat tambahan.

"Akan Aku uji kamu dengan sedikit ketakutan, kekurangan makanan, buah-buahan..." kata Tuhan. Tapi, mengapa ketakutan didahulukan? Tentang jiwa, ternyata memang manusia cenderung lemah pikiran daripada kelihatannya.

#rejeki             #quran          #esai              #renungan

Bacaan selanjutnya

Hamdalah dan Insya Allah                                     Salafi liberal, ateis sholihah, wahabi nahdliyin

No comments:

Post a Comment