Tapi kau dapat berdoa padanya - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Friday, February 23, 2018

Tapi kau dapat berdoa padanya

Untuk manusia-manusia terpilih, yg menjual diri seutuhnya pada sang pencipta, ia tak bisa memaksa-Nya meski merasa segala sesuatu telah dikembalikan pada-Nya. Tidak ada yg dapat memaksa-Nya, meski atas nama umat manusia. Kau tak dapat memaksa-Nya meski demi kebaikan banyak orang. Tapi, kau dapat berdoa pada-Nya._Jon Q_

Kisah keluhan atas rasa sabar yg memuncak mungkin dimulai oleh Nuh. Ketika ia menyampaikan apa yg sebenarnya tak ia ketahui, tapi ia yakini itu benar. Ia menyampaikan pada umatnya, pada anak istrinya, tapi mereka membangkang. Lalu turunlah wahyu untuk membuat sebuah perahu raksasa, bersamaan dengan cukupnya ilmu perkapalan yg Nuh kuasai. Tanggung jawab besar datang untuk mereka yg menyiapkan diri, meski mereka tak menginginkannya. Mengapa Nuh diminta membuat perahu, tidakkah Tuhan dengan mudahnya dapat membinasakan kaum yg membangkang? Nuh tak bisa memaksa Tuhannya, meski hidupnya telah ia serahkan total pada Tuhan, tapi ia dapat berdoa kepada-Nya.

 Ibrahim muda depresi melihat kaum bapaknya (sebagian mufasir mengatakan pamannya) yg menyembah batu. Setelah ia melampaui maqamat (tingkatan iman) bulan, bintang, matahari sebagai Tuhan, ia sampai pada-Nya. Ia melihat-Nya ketika ia kehilangan dirinya sendiri. Dan ia kehilangan-Nya saat ia melihat dirinya sendiri. Lalu Ibrahim diikat di atas kayu bakar. Kaum yg ia lawan, budaya tanding (intelektual) yg ia tunjukan nampak kalah, mereka hendak membakarnya. Bersamaan dengan selesainya maqamah tertinggi, ketika api yg di dalam diri padam setelah melalui perjalanan pikiran yg sangat dalam. Api dalam diri padam, mendingin, memerintahkan api kayu bakar untuk tak menyentuhnya. Api menyala, tanpa panas yg terasa. Ibrahim tak bisa memaksa Tuhan untuk menghukum mereka, tapi ia dapat berdoa. Dalam membekunya api dalam diri, doanya melesat secepat cahaya ke hadapan-Nya.

Muhammad ibn Abdullah tak memiliki apa-apa. Ayah, ibu, kakek dan pamannya yg membela juga telah tiada. Istri yg kaya meninggalkannya lebih dulu, dan anak laki-laki pun wafat saat mereka balita. Ia telah menyerahkan total hidupnya pada Tuhannya. Miskin, terbebani tanggung jawab besar yg tak seorangpun memahaminya, dan, tak bisa memaksa Tuhan agar semua seperti apa yg diharapkannya. Bahkan, ketika konon Jibril menawarkan gunung uhud agar ditimpakan pada kaum Thaif yg melempari batu padanya, ia menolak halus. Mereka yg telah sampai pada Tuhannya, tak memiliki keinginan memaksa meski atas nama umat manusia. Hatinya damai dalam kesunyian dalam diri yg terdalam. Dunia mengacaukannya, pikirannya mungkin tertekan, kebingungan, merasa sendirian. Tapi jiwa yg terdalam menenangkan, "Aku menjagamu dari dalam, dan engkau menjagaku dari luar," Tuhan tak dapat dipaksa, meski manusia mempersembahkan seluruh ibadahnya. Tapi, manusia dapat berdoa pada-Nya.

Bacaan selanjutnya

Doa-doa yang tersesat                                                                  Doa pengin nikah dan punya anak

1 comment:

  1. Yuk Segera bergabung dan bermain di GaleriQQ agen bandarq, Domino 99 dan Bandar Sakong Online terbesar di asia dengan bonus 0.5% setiap minggunya, Bonus refferal 20% seumur hidup dan dengan kartu yang baik untuk kemenangan anda setiap harinya.

    Untuk Info lebih lanjut kunjungi :
    Website : GaleriQQ
    BBM : D60A983
    YM : Csgaleriqq

    Link Alternatif GaleriQQ :
    Galeriqq.net
    Galeriqq.org

    Kunjungi Juga Blog Kami Di :
    https://agenbandarqgaleriqq.blogspot.com/

    ReplyDelete