Konsultasi psikis gratis ala Jon Quixote - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Monday, March 12, 2018

Konsultasi psikis gratis ala Jon Quixote

Konsultasi psikis gratis
Selain menjadi guru sejarah, Jon adalah seorang ahli psikis yang tak kalah gila dengan para pasiennya. Kondisi psikis si Jon sendiri sudah tidak bisa didiagnosis dengan alat-alat kedokteran umum. Sudah melebihi ambang batas kegilaan. Hal ini yang menjadikannya mampu mendiagnosis segala macam gangguan psikis siswa-siswinya. Karena ia adalah guru, bukan hanya untuk siswa saja konsultasi itu ia gratiskan, tetapi juga untuk seluruh manusia, bahkan jika pun ada jin yang sakit jiwa nampaknya Jon bisa menyembuhkannya. Gendeng kan.

Lebih hebat lagi adalah trik konsultasi psikis yang dilakukannya seringkali membuat pasien tak merasa sedang berkonsultasi. Mengalir begitu saja, untuk siapa pun yang Jon anggap pikirannya terganggu. Seperti ketika ia bertanya pada para guru yang menganggap salah satu siswanya itu gila. Jon dengan mudahnya mendiagnosis kondisi psikis para guru tersebut hanya dengan satu pertanyaan.

“Bapak/ibu mau saya tunjukan, kalau yang sakit psikis (jiwa) sebenarnya adalah kita?” Tanya Jon.

“Lah, masa sih?” kata seorang guru. “Coba buktikan,”

“Monggo dijawab,” Jon melanjutkan. “Menurut bapak/ibu sendiri, gimana kondisi psikis bapak/ibu, sehat?”

“Woooh.. Lah ya sehat,” kata para guru dengan mantap.

“Nah,” lanjut si Jon. “Hampir semua orang-orang yang gila atau terkena gangguan psikis di RSJ mengatakan dirinya sehat,”

Para guru melongo, sejenak kemudian mereka tertawa, menertawakan dirinya sendiri.

“Nah, itu tanda bahwa psikis bapak/ibu sehat,” lanjut si Jon setelah mereka menertawakan dirinya sendiri.

“Maksudnya?” Tanya satu guru.

“Menertawakan diri sendiri adalah tanda kecerdasan tertinggi sekaligus sehat psikisnya (kondisi jiwanya),” jelas Jon.

“He? Gagal paham saya,” kata guru lainnya.

“Begini,” sesi konsultasi psikis gratis dan tak sadar pun dimulai. “Tanda-tanda orang sakit jiwa atau terganggu psikisnya, salah satunya adalah senang melihat orang susah dan merasa kesusahan melihat orang lain senang. Sedangkan menertawakan diri sendiri adalah tanda bahwa ia mengoreksi dirinya sendiri dan melupakan kecenderungannya mengoreksi diri orang lain. Bapak/ibu psikisnya terganggu ketika menilai seorang siswa sakit jiwa, dan kondisi psikis bapak/ibu sehat justru ketika bapak/ibu sedang menertawakan diri sendiri, karena itu tanda koreksi/instrospeksi,” agak rumit memang jalan pikiran si Jon. Entah ia belajar psikiater dimana, yang jelas hal-hal seperti itu sudah bukan persoalan sulit lagi baginya. Anak nakal, orangtua stress, remaja depresi, seaneh apapun Jon mampu menjadi teman konsultasi yang tepat, dan gratis.

“Bapak/ibu mau saya bagi pengetahuan apa sajakah tanda-tanda orang yang psikisnya terganggu?”

Bersambung…

#konsultasi.      #psikis.       #gratis.

Bacaan selanjutnya

Mas dukun Jon Quixote

No comments:

Post a Comment