Mengerdil - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Wednesday, March 14, 2018

Mengerdil

Orang berjiwa kerdil - kecil, memikirkan orang perorang. Orang berjiwa sedang, memikirkan peristiwa - kejadian. Dan orang berjiwa besar, menciptakan ide-ide lalu mewujudkannya dari hal kecil._Jon Q_ "Orang kecil ujian hidupnya kecil-kecil, menganggap ujian hidup yg kecil itu terasa besar," nasehat guru sufinya si Jon. "Orang besar ujian hidupnya besar-besar, tapi tetap sadar tak ada yg lebih besar daripada Tuhan. Orang kecil tak mau ujian besar, tak akan menjadi besar. Orang besar memilih ujian yg kecil-kecil, (jiwanya) akan mengerdil," Jon tertunduk. Ia lemas. Setelah merenungi apa yg ia pahami akhir-akhir ini, ia merasa kalah. Dikalahkan waktu, kondis, dan seperti kata gurunya, ia mengerdil karena terlalu senang memikirkan hal-hal kecil. Ia kembali sadar, seperti yg sering dikatakannya pada teman-temannya. Semakin menua seseorang semakin akomodatif. Penakut. Kompromis. Menuntut privasi. Membela diri. Merasa pantas hidup nyaman. Yg ternyata di balik hal-hal itu ia yg menua justru mengerdil jiwanya. "Aku tak lagi dekat dengan buku-buku, qur'an, forum-forum diskusi," kata Jon sore lampau. "Tak mudah bergaul lagi, serasa ada hijab antara aku dengan masyarakat terbawah. Aku mempriayi, hal yg diinginkan banyak pemuda saat ini. Ia yg mendaki besarnya dunia, jiwanya mengerdil. Karena orang-orang besar mendaki sesuatu yg lain, yg menjadikan dunia mengikutinya. Mengapa aku sampai di sini?"

Bacaan selanjutnya

Menang pertempuran, kalah perangnya Fighting

No comments:

Post a Comment