Pure loving (cinta dan keikhlasan) - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Sunday, March 25, 2018

Pure loving (cinta dan keikhlasan)

Justru ketika kau menyerah tak berharap apa-apa lagi pada ia yg kau kasihi, itu (bagian dari) cinta. Justru ketika kau menyerah tak berharap apa-apa lagi pada Tuhan, itu (bagian) keikhlasan. Bagaimana bisa kau memahami cinta jika tak pernah merasakan perihnya melepaskan? Bagaimana kau akan sampai pada keikhlasan, jika kau tak matang dengan penderitaan?_Jon Q_
"Aku telah melepaskannya, Jon," curhat teman muda Jon. "Em, ada perasaan lega bercampur aduk dengan perih, kan?" Jon menanggapi. "Kau tahu apa yg lebih perih dari itu?" "Apa?" "Kau sebaiknya tetap baik padanya, tak menyesal ketika ia bersama laki-laki lain, tak cemburu. Menjaga jarak, tapi tetap dalam kebaikan bersama,"
"Itu... Lebih perih," kata teman muda Jon. "Hehe, kalau aku cuma menghadapi hal-hal cemen (sepele), kau kira aku bisa menjadi 'seperti ini'?" kata Jon. "The man have to be perfectness what he can be. Seorang pria harus menjadi sesempurna yg ia mampu," Seperti seorang buruh pabrik yg mendapat perintah dari atasannya, untuk membenarkan mesin. Ia tahu bawahannya bukan ahlinya, tapi ia juga tahu, bawahannya akan mendapat 'pembelajaran' : kebijaksanaan. Ia mengamati, mengecek, mulai mereparasi, yg akhirnya ia menyerah - karena memang bukan ahlinya. Dengan perasaan yg bercampur aduk, ia ketakutan, ia menghadap atasan dan berkata tak mampu menanganinya. Atasannya, memanggil ahlinya. Si buruh dengan rasa sakit kecewa, harus melepaskan mesin itu ditangani orang lain. Hidup, terkadang begitu barangkali. Seseorang sebaiknya menyadari, dirinya tak ahli dalam beberapa hal. Termasuk, tentang cinta dan keikhlasan.

#konsultasipsikisgratis

Bacaan selanjutnya

Cerita tentang keterlepasan Air mata yang tersenyum

No comments:

Post a Comment