Scene - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Wednesday, March 14, 2018

Scene

#1 "Semisal pa Jon kehilangan semua pemikiran yg sekarang, terus berbalik menjadi orang yg berbeda, bertolak belakang dari yg sekarang, pa Jon mau apa?"
"Gak mau apa-apa. Aku tak akan merasa kehilangan, karena orang yg merasa kehilangan adalah orang yg merasa telah memiliki. Sedang aku tak merasa memiliki apapun. And then, i have words. Then i feel lost, i can read that words. Menulislah, agar kau abadi." #2 "Pa Jon kalau ngomong suka ketawa-ketiwi, ya. Bener gitu ya dia sableng?" "Lu tahu anak kecil? Katanya seseorang dengan tingkatan iman tertinggi, mulut dan hatinya tak bisa munafik lagi. Mulut dan hatinya tertawa, ia bahagia. Anak kecil tak butuh alasan mengapa ia harus tertawa," "Iman tertinggi apanya? LGBT dia tuh. Lusuh Gembel Bermuka Tua, penampilannya enggak banget," #3 "Kalo lu gak jadi kepala sekolah atau guru, lu bakal tetep sebebas ini, Jon?" "Mungkin. Aku punya tetangga tukang becak. Tiap hari tetap makan mereka, anaknya suka jajan, mereka bisa sakit, tapi mereka bisa mengatasi itu. Wajahnya jauh dari anggapan tampan dan cantik, hitam, tapi, kita tahu semisal apa yg kita makan dari buah-buahan. Kulit dibuang, isi di makan. Aneh, kalau ada orang suka makan kulit buah, sedang isinya diabaikan. Gue boleh jadi miskin, tapi masa iya mau membanggakan kulit?" #4 "Pengen cepet lulus, pa," "Apa yg sangat kita inginkan, akan menjadi biasa saja ketika kita mendapatkannya. Seperti gerbang kota, kita lihat satu sisi "Selamat Jalan", sedangkan di sisi lain, tanpa kita sadari bertuliskan 'Selamat Datang'. Welcome to real life, the jungle life,"

#konsultasipsikisgratis #konsultasi #psikis #gratis

Bacaan selanjutnya

Satu scene yang hilang This is life!

No comments:

Post a Comment