Lebur - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Monday, May 21, 2018

Lebur

Seseorang yg mencari Tuhannya, seperti seseorang yg mencari-cari suara dalam kegelapan. Ketika cahaya mencerahinya, ia mengerti, bahwa yg ia cari-cari selama ini adalah dirinya sendiri. Engkau menemukan-Nya, ketika kau mengerti, tak ada yg tersisa saat apapun bertemu dengan-Nya. Segala sesuatu lenyap, lebur._Jon Q_ 

"Guru, kita pernah bermimpi dan yakin bahwa mimpi itu adalah kenyataan yg kita jalani," kata Jon pada gurunya. "Bagaimana aku bisa membuktikan bahwa keimanan, keyakinanku ini benar? Bahwa keyakinanku tentang Tuhan bukanlah khayalan yg ku anggap sebagai kenyataan? Bagaimana membuktikan bahwa keyakinanku tentang Tuhan, benar?" 

Sang guru terdiam. Memandangi muridnya yg tak seperti murid lain, yg hanya mengikuti tanpa mendayagunakan akal dan hatinya. 

"Suatu saat setelah Nabi Ibrahim 'menemukan' Tuhannya, dan menjaga keyakinan itu dengan kuat agar tak luntur atau hilang, ia meminta bukti agar hatinya mantap bahwa keyakinan tentang Tuhannya benar, pada Tuhan," kisah gurunya si Jon tentang nabi Ibrahim. "Lalu ia diminta oleh Tuhan untuk memotong-motong seekor burung, dan menyebar potongan burung itu ke beberapa gunung. Allah membuktikan diri-Nya dengan mendatangkan burung yg terpotong-potong itu di hadapan Ibrahim lagi. Bekas-bekas potongannya terlihat. Dan Ibrahim yakin, tak ada yg mampu melakukan itu, Jin atau pun malaikat, kecuali dengan izin Allah." 

Tapi, itu adalah pemahaman seorang nabi. Kita tak bisa melebihi itu, jika kita merasa melebihi itu, maka kita tersesat. Dan jika kita mengikuti mereka, para nabi, kita selamat," jelas sang guru. 

"Guru pernah mengalami apa yg aku alami saat ini?" tanya Jon. 

"Pernah. Pernah, lama sekali," kata gurunya Jon. 

"Bagaimana mengakhiri keresahan ini, Guru?" 

"Aku tak tahu," kata gurunya Jon. "Tapi saat itu, aku mengerti, batas pemahaman kita adalah batas antara kita dengan-Nya. Ada sedikit pemahaman, bahwa keyakinan kita akan Dia benar, ketika kita sampai pada Ketiadaan. Ketika kita sampai pada Ke-Esa-an-Nya. Segala sesuatu lenyap, hilang, lebur, yg ada hanya Ia,"

No comments:

Post a Comment