Kontrak hidup Jon yang makin habis (esai) - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Sunday, June 17, 2018

Kontrak hidup Jon yang makin habis (esai)

Siapakah orang berilmu itu? Ia bukan seseorang yg sangat cerdas, tapi orang yg tak pernah berhenti belajar. Adakah?_Jon Q_ 

"Aku dapat cerita dari kakaknya Jon tentang 'hitung-hitungan takdir' yg dia lakukan pada dirinya sendiri," kata Bet pada si Dul. Mereka bertiga sedang di cafe susu sapi, Jon sedang memesan di depan. 

"Apa tuh?" Dul penasaran. 


"Barangkali teman kita itu umurnya tak lama lagi," bisik Bet. 

"Shhut, jangan bercanda deh. Gila," Dul tak percaya. 

"Kakaknya si Jon bilang, orang macam dia ada dua takdir yg akan jadi ujian besar di masa depan kelak," lanjut Bet. "Pertama, dia akan punya banyak pembenci, karena pemikirannya yg melawan kemapanan. Kedua, dia akan mati muda. Kontrak hidupnya sebentar lagi habis."

Hening. 

"Aku jadi ingat, Jon akhir-akhir ini semakin sibuk. Dia semakin gila dalam hal kebaikan untuk orang lain," Dul bisik-bisik. "Dia lebih sering lagi pulang sore atau malam, pulang dari misi-misinya," 

Jon datang ke meja mereka. Sambil mengetik sms, dia senyum-senyum sendiri. 

"Kenapa lu? Baru jadian ya?" canda Bet. Si Dul tertawa. 

"Ini, siswa tanya, boleh ngga pegang atau baca qur'an kalau lagi haid," kata Jon. 

"Ya memang nggak boleh, kan?" tanya si Dul. 

"Jawaban boleh atau nggak boleh itu gampang. Tapi mesti sama penjelasan, kan?" Bet menanggapi. 

"Iya. Aku tanya, yg mana qur'an itu : yg ada di lemari kita itu, yg ada di tablet - aplikasi qur'an digital, yg ada di ingatan kita, atau yg dijaga oleh para malaikat? Bismillah saja itu qur'an, masa' mau makan - misalnnya, nggak boleh baca bismillah gegara haid?" jelas Jon. 

"Jadi, qur'an yg tak boleh disentuh kecuali oleh jiwa yg suci, itu yg mana, Jon?" tanya Bet. 

"Yg dijaga malaikat. Karena hanya jiwa suci rasul yg boleh membacanya," balas Jon. "Lagipula, qur'an yg dibaca kita sehari-hari itu sudah ditambah-tambahi oleh para tabi'in. Nggak semurni dulu," 

"Lalu kenapa kita percaya, kalau lagi haid perempuan nggak boleh mengaji?" 

"Pemahaman yg menyesatkan dari sebagian pemuka agama," ucap Jon. 

Bet tertawa sambil melirik si Dul. 

"Lu nggak takut dengan pemikiranmu itu, Jon?" tanya Dul. "Orang yg terlalu baik itu biasanya mati muda," 

Jon tertawa kecil. 
"Aku telah melepaskan label itu : baik, buruk, terlalu baik," katanya. "Kalau pun aku berumur pendek, aku rasa sudah cukup bahagia pernah punya teman seperti kalian, dan hidup bebas dengan pemikiranku ini,"

No comments:

Post a Comment