Permaisuri (esai cinta) - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Saturday, June 9, 2018

Permaisuri (esai cinta)

Tinggalkan, tapi jangan pernah lupakan itu. Kelamnya masa lalu membuatmu berpikir apa yg pernah kau tanam. Barangkali masa panenmu belum saatnya. Biarkan ia hidup dalam istana rajanya, dan kau pun sebaiknya sama. Tetap meneruskan langkah, meski dengan gores luka yg ia berikan. Mengapa? Karena kau hidup. Kau juga sebaiknya membuat istanamu yg lebih besar dengan kerendahan hati. Menjaga manusia-manusia di dalamnya yg teraniaya dunia. Tak harus ia yg pertama kau cinta, menjadi permaisuri di dalam sana._Jon Q_ 

"Namanya siapa, Ma?" tanya Jon pada emaknya, tentang perempuan yg akan dikenalkannya. Jon memberi pilihan pada orang tuanya, jika mereka tak ingin anaknya menikah dengan seseorang yg jauh, maka silakan carikan. Tapi jika ternyata gagal - karena Tuhan ingin Jon tak hanya dimiliki tanah kelahirannya saja, maka Jon pasti mengambil seseorang dari luar daerahnya, dan sangat mungkin orang jauh. Karena di kotanya, Jon tak punya teman perempuan. Teman perempuan yg mengenalnya, justru orang-orang jaug. Dan pernikahan, sebaiknya dengan orang yg telah saling kenal. Di kota sendiri Jon terasing, di kota orang lain ia diterima. Benar-benar orang aneh. 

"Namanya (sebut saja) Jan, Januari," kata ibunya. "Kenapa?" 

"Mau aku cari tahu dia," Jon menjawab. "Apalagi kuliahnya di jakarta, orang mampu pula. Aku tak mau perempuan yg pacaran," 

"Jangan! Kalau dia pacaran, pokoknya jangan!" bapak Jon tiba-tiba spontan berkomentar. Mereka duduk berbincang di ruang tengah. "Masih banyak kok perempuan. Jangan yg pacaran, percuma - menikahi perempuan seperti itu," 

Jon tersenyum. Bukan karena sikap bapaknya yg 'kolot', mengira perempuan yg pacaran itu buruk. Tapi, itu ada benarnya. Ini tentang penjagaan hati, garis nasab keluarga si Jon. Bapaknya si Jon ingin anak-anaknya, sejenius dan gaul seperti apapun, tak terkotori oleh sifat pecundang : pacaran. Mungkin itu mengapa Jon selalu ditolak saat mengungkapkan cintanya. Bapaknya tak mau si Jon menikah dengan perempuan 'yg tak tersucikan' dari sikapnya di masa lalu. Tapi, apa iya serumit itu? 

"Tapi, katanya ada yg namanya 'pembersihan jiwa', untuk mereka yg ingin menyucikan hatinya dari sikapnya di masa lalu, Jon?" kata Bet malam lalu. 

"Mungkin ada," jawab Jon. 

"Tapi?" 

"Tapi biasanya itu berat, dan perempuan yg mengikutiku buat belajar bareng-bareng membersihkan hati denganku, ia tak kuat," 

"Sebenarnya, perempuan seperti apa sih yg kau inginkan, Jon?" tanya Bet. 

"Kau tanya saja lah pada Tuhan," jawab Jon ketus. "Aku tak punya profil perempuanku harus bagaimana." 

"Aku khawatir kalau kamu jadi dengan perempuan yg awam tentangmu dari kota ini," 

"Lah, memangnya kenapa?" tanya Jon. 

"Ia tak akan berhenti kaget dengan suaminya yg memiliki banyak 'keanehan', haha," 

"Uasyem -_-,"

#carijodoh   #kopicinta   #ngopi

No comments:

Post a Comment