Tanpa Puisi (esai puisi) - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Tuesday, July 3, 2018

Tanpa Puisi (esai puisi)

Orang bodoh tak bisa membedakan mana batu mulia dan yg mana batu kali. Seperti mereka yg tak paham, ketika puisi disenandungkan di antara kata-kata yg biasa mereka baca._Jon Q_ 

Saat kuliah dulu, Jon punya teman yg seaneh dirinya. Dia seorang adik kelas. Hanya beda sedikit, Jon punya banyak pengagum, sedang adiknya itu selalu bertanya mengapa banyak orang tak mengaguminya. Dua mahasiswa sejarah yg kepedean. 


"Aku juga pernah punya pacar," katanya. "Aku beri banyak hal, aku temani, memperlakukannya seperti benar-benar ia adalah milikku. Tapi ternyata dia pergi. Dia cuma memanfaatkan kelemahanku!" 

Jon menanggapi, "Look at other side, kid. Lihat dong dari sisi lainnya," 

"Maksudnya?" tanya adiknya itu. 



"Kau bukan lemah, tapi justru kuat. Karena cuma orang-orang kuat yg hanya dimanfaatkan kekuatannya. Orang lemah tak akan sanggup seperti itu," 

Lalu Jon bercerita tentang perempuan-perempuan muda di kota kelahirannya. Mereka menganggap dunia memperhatikannya, mereka adalah fokus para pria, merasa pantas diperebutkan. Tak paham, terkadang yg diperebutkan 'para lalat' hanyalah kotoran, atau sampah. Mereka tak paham, begitu banyak perempuan muda di kota besar tempatnya belajar itu, yg tetap rendah hati, juga menjaga harga dirinya. 

"Tapi, kita tak boleh marah pada mereka," kata Jon. "Karena memang demikianlah kapasitas kemanusiaan mereka. Suatu saat mereka akan menikah, mungkin dengan lelaki tampan dan kaya. Tapi lambat laun menjadi hambar. Menciptakan sebuah keluarga yg 'kering', tanpa puisi, tanpa bernyanyi, atau bersama mengaji. Wanita-wanita yg tertakdir menjadi pajangan," 

Ibarat batu mulia 
Ia ada di puncak-puncak bukit 
Atau di dalam bumi 
Mereka yg indah selalu disembunyikan 

Agar tak sembarang ia yg mendapatkan 
Agar ia yg mendapatkan paham 
Sesuatu yg sulit didapatkan 
Hanya ia yg kuat yg berani memperjuangkan 

Dari pertemuan arus tawar dan laut 
Keluar mutiara dan marjan 
Mereka yg indah tak terkotori 
Meski di sisi mereka lingkar noda meliputi 

Mereka yg indah tak terbeli dengan dunia 
Karena dunia hanya bisa membayar benda-benda 
Dan keindahan yg terbayar dunia 
Ia kan menjadi keindahan yg dibiarkan tak guna

No comments:

Post a Comment