Baca hidup dan qur'an pelan-pelan - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Friday, August 31, 2018

Baca hidup dan qur'an pelan-pelan

Kultum menjelang buka puasa

Sabtu, 3 ramadan 1439 H



Hidup kita ini juga adalah qur'an yg terus menerus difirmankan. Bacalah qur'an dengan perlahan, pelan-pelan, alon-alon waton kelakon. Maksudnya, jangan terburu-buru menyimpulkan. Misalnya begini, kita ambil contoh kecil ayat dari surat adh dhuha. Wa wajaddaka dlolan fa hada. Nah, kita ini pada umumnya, baru menjalani sepenggal ayat itu, yaitu wa wajaddaka dlolan... Dan Kami jadikan kamu dalam kondisi kebingungan, tersesat, kesusahan, tak tahu jalan (keluar masalah), stress, depressi, merasa buntu. Jangan pernah putus aja, karena tiap jengkal hidup kita adalah qur'an tanpa kata, yang harusnya kita cari 'padanannya' di qur'an yang berupa kata-kata, kitab yang diturunkan pada nabi tercinta, Muhammad ibn Abdullah.

Wa rottilil qur'anna tartilla, dan bacalah qur'an dengan pelan-pelan. Karena apa yang disimpulkan pikiran, hampir pasti salah, kita bergantung pada iman. Dalam fisika kuantum pun ini terbukti, kita tak bisa memastikan, yang kita bisa adalah menghitung, membuat permungkinan. Koalisi indera-pikiran tanpa iman inilah yang menjadikan manusia terus menerus merasa kecewa, putus harapan. Karena apa yang dihasilkan indera itu menjadi pikiran, dan pikiran merasa mampu memastikan apa yang ditangkap indera kita, sedangkan di luar itu ada iman. Di luar indera dan pikiran ada realitas (kenyataan) lain yang lebih berkuasa. Kita yang masih tersesat dalam koalisi indera-pikiran tak akan bisa melihat itu (realitas yang lebih berkuasa di luar indera dan pikiran). Bagaimana agar kita bisa melihat  itu? Kembalilah ke qur'an. Wa rottilil qur'anna tartilla. Sebelum ayat wa wa jaddakan dlolan fa hada, itu ada ayat lain. Dan kumpulan ayat itu ada judulnya, yaitu adh dhuha.
Sedangkan adh dhuha itu adalah salah satu surat dalam qur'an. Nah, cara berpikir runtut dan perlahan seperti inilah yang akan menuntun kita melihat 'qur'an' kita sendiri yang terus difirmankan sampai kita mati.

Al-Muzzammil : 4

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْءَانَ تَرْتِيلًا

atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan.

Selamat menunggu maghrib dan berbuka puasa. Dzahaba dzoma-u, wabtalatil uruqu, wa tsabatal ajru, insya allah.

No comments:

Post a Comment