Kambing-kambing yg dikurbankan (puisi) - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Tuesday, August 21, 2018

Kambing-kambing yg dikurbankan (puisi)

Kambing kecil, apakah air yg keluar dari matamu adalah tangisan 
Tapi kata orang-orang pintar binatang tak memiliki kesedihan 
Mungkin ia merasakan kesakitan 
Tapi rasa sedih hanya manusia yg memang terkutuk menikmatinya 

Pada manusia, 
Rasa sakit seperti ada goresan luka di dalam dada 
Tapi rasa sedih berbeda tempatnya 
Ia ada di kepala ketika pikiran mencengkeram apa yg seharusnya dilepaskannya 

Tapi keduanya tak sanggup berbohong ketika mata bicara 
Lewat tangisan yg banyak orang menganggap itu kesedihan 
Rasa sedih yg seringkali mempermalukan akal 
Tak mampu membela meski terasa begitu sengsara 


Barangkali manusia bangsa ini seperti kaum kalian yg dikurbankan 
Kambing-kambing kecil yg mengembik tak dipedulikan 
Menangis teranggap sedih menjelang kematian 
Sedang sebenarnya, adakah yg lebih menyenangkan dari pada pulang? 

Air mata tak selalu berarti ungkapan penderitaan, benar? 
Terkadang itu adalah kerinduan mendalam yg tak mampu terucapkan 
Adakah yg lebih menyenangkan dari pada pulang?

#ngopi   #kopipuisi

No comments:

Post a Comment