Sisi terlemah dari diri kita - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Monday, August 13, 2018

Sisi terlemah dari diri kita

Kultum menjelang buka puasa

Minggu, 4 ramadan 1439 H



Waktu kita kecil, mungkin pernah mengambil mangga tetangga, atau memecahkan gelas ibu, merusak sepeda teman tanpa mereka tahu kita-lah pelakunya. Lalu secara naluri, pikiran kita berusaha bagaimana agar kita tak dimarahi, atau setidaknya tidak ketahuan kalau kita-lah pelakunya. Menyimpan puluhan kalimat-kalimat pembelaan, yang intinya kita ingin mengelak sekalipun itu memang kesalahan kita. Setan membuat kita ketakutan. Min syaril waswasil khonas, menanam rasa was-was, memicu adrenalin, khawatir, takut. Tapi bukan berarti setiap yang memicu adrenalin adalah ulah setan. Ini contoh kecil.

Manusiawi, ketika kita takut sendirian, tak berharga, sakit, terhina, miskin, jomblo, putus cinta, hal-hal duniawi yang kita anggap jelek. Meskipun juga sebaiknya kita paham, apa yang jelek menurut kita, belum tentu begitu kenyataannya. Asaa antuhibu syai-aw wahuwa syarulakum. Baik-buruk menurut manusia bukan terletak pada objeknya, tapi pada penyikapan kita terhadap itu. Pisau berbahaya buat anak-anak, tapi berguna bagi ibu-ibu di dapur, atau ketika suami terlalu lama mainan mobile legend.

Setan menyerang sisi terlemah kita, yaitu perasaan takut kehilangan : materi, jabatan, suami/istri, anak, kehormatan, rasa sehat, dll. Mungkin ini alasan orang bekerjasama dengan jin, menggunakan rajah, jimat, atau pergi ke dukun. Na'udzubillah. Dan hanya orang-orang sabar yang mampu terlepas dari serangan rasa takut mereka (setan).

Al-Baqarah : 155-156

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَىْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْأَمْوٰلِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِ ۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِينَ

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. Yang ketika musibah datang ia berkata ; innalillahi wa inna ilaihi Raji'un..

Selamat menanti maghrib dan berbuka puasa sahabatku. Dzahaba dzoma-u wabtalatil uruqu, insya allah.

#share

No comments:

Post a Comment