Kisah semut (esai puisi) - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Saturday, October 13, 2018

Kisah semut (esai puisi)

Seekor semut menemukan sebutir gula. Ia yakin dengan janji Tuhannya, bahwa tiap makhluk telah Ia siapkan rizkinya masing-masing.


Tapi ketika akan ia bawa, sebutir gula itu melekat erat pada bumi. Ia keras kepala tak mau terbawa si semut. Jika gula bersama semut akan berguna, karena gula yg terbiarkan akan hancur oleh debu, maka mengapa ia tak mau dibawa?







Berjalanlah menjelajahi bumi 
Seperti semut yg langkahnya tak terdengar 
Merangkak pelan tak merasa lelah 
Tak teranggap tapi tetap hidup 

Mereka seperti penghuni surga 
Bicara hanya yg berguna 
Menjalani waktu tak percuma 
Memenuhi takdir yg tak sia-sia 

Mereka seperti para pecinta 
Yg fokus memikirkan ratunya 
Tak peduli terbunuh atau terluka 
Ia kan tetap berjuang mencari jalan 

Sesekali mereka bercanda 
Menarik-narik gula ke arah berlawanan 
Tapi ini tentang jalan mana yg mudah ditempuh 
Demi terjaganya gula sampai di istana 

Mereka selalu bersama 
Bahkan mengorbankan dirinya jika perlu 
Kenyamanan sang ratu diutamakan 
Bertarung membunuh diri menjadi kebutuhan

No comments:

Post a Comment