Lima Hero (Musa, Harun, Fir'aun, Qorun, dan Hamman) - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Tuesday, October 9, 2018

Lima Hero (Musa, Harun, Fir'aun, Qorun, dan Hamman)

Kisah tentang Musa, Harun, Fir'aun, Qorun, dan Hamman. 


Mengapa Musa tak tertarik pada kekayaan seperti sepupunya, Qorun? Mengapa Musa tak tertarik pada kekuasaan seperti ayah tirinya, Fir'aun? Mengapa Qorun lebih percaya pada hartanya dari pada ilmu yg ada pada sepupunya, Musa? Mengapa Fir'aun takut pada Musa yg sendirian hingga mengumpulkan semua penyihir dan para intelektual pendukungnya untuk melawan Musa dan Harun? Mengapa Hamman si intelektual pandai besi merasa lebih cerdas dari Musa? 
... 

Sebagian besar nabi dan rasul, atau orang-orang yg mengikuti jalannya, adalah para manusia yg melewati jalan tersulit yg tak dilalui banyak orang. Musa dan Harun bersettin di pegunungan/perbukitan, jalan terjal, yg dijadikan para sufi sebagai simbol pendakian menuju Tuhan. Yusuf, tentang sumur di tengah padang pasir. Yg dijadikan simbol oleh para pecinta Tuhan, bahwa Ia terkadang memberi kemudahan dengan cara yg tak disangka-sangka. Dan rasulullah, sebagai jagoan pemungkas, masih sama tentang padang pasir, bukit terjal, goa persembunyian, dan hijrah. Tak ada satu pun orang 'besar' yg hidup nyaman di masa lalunya.

Ada yg luput dari perenungan manusia dari mana mereka berasal. Setitik nutfah (sperma) yg berhasil mencapai ovum, seperti para orang hebat di atas, adalah nutfah yg berani melewati jalan yg tak dilalui jutaan nutfah lainnya. Ia kemudian menyatu, tapi tak berhenti disitu. Nutfah yg telah bersatu dengan ovum, seperti ulat di dalam kepompong, ia tak boleh menyombongkan diri karena ia yg terpilih. Nutfah-nutfah yg membanggakan diri, tak akan sampai perjalanannya menuju dunia. 

Siapa yg terbaik dari lima tokoh itu? 

Fir'aun, Qorun, Haman, mereka adalah nutfah-nutfah yg mati. Jalan menuju Tuhan hanya satu. Ia yg memilih kesenangan di masa ini, akan memanen derita di masa yg akan datang. Begitupun sebaliknya. Siang-malam, hujan-terang, susah-senang.

No comments:

Post a Comment