Ning, nang, nung, gung.. - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Wednesday, October 24, 2018

Ning, nang, nung, gung..

11 Mei 2015 pukul 05.35


Maa yulaqooha illa aladzina shobaru, wa illa dzu'adzin adzim. 

Tidak ada keberuntungan yg tanpa konsekuensi di belakangnya. Tiap kesenangan, mengikuti ujian yg kapan saja mencabutnya dari belakang kesadaran. Hanya orang-orang yg kesabarannya kekal dalam jiwa, yg akan mendapatkan keberuntungan besar, dzu'adzin adzim. 

Mereka yg telah sampai pada keheningan, jalan sunyi, yg menjadikannya selalu dekat pada Tuhan. Mereka yg 'wenang', telah berhasil menguasai diri sendiri, mengendalikan pikiran, memenjarakan nafsu. Mereka yg telah berada dalam 'hanung', ketenangan jiwa, yg menjaga hatinya dari sentuhan dunia, membentengi diri dengan berdiri menghadap Tuhannya yg agung : Alaa bidzikrillahi tathma'inul qulub. 

Manusia menjadi lebih kuat ketika diuji dengan derita. Tapi ketika kesenangan datang, seringkali mereka lupa, tentang ujian besar yg sebenarnya : wa maa hayatid dun-ya illa mata'ul ghurur. Kesenangan dunia ini diadakan untuk manusia, dengan konsekuensi di belakangnya. Ia yg menghendaki tetap hening, wenang, dan hanung, harus membayar mahal dengan kesadaran akan dunia yg sebenarnya. Bahwa hidup di sana hanya untuk raga, sedang setelahnya ada kehidupan yg lebih panjang bagi jiwa.

No comments:

Post a Comment