T(s)usuk Konde - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Thursday, October 25, 2018

T(s)usuk Konde

10 Mei 2015 pukul 21.45


Ini kisah agak menyeramkan. Tentang seorang teman Jon yg sedang diuji rumah tangganya, oleh seseorang yg bersekutu dengan jin. Teringat dengan salah satu pertanyaan siswa Jon tentang sihir 'bulu perindu'. Tapi, ini lebih berbahaya dari itu. 

Minggu pagi Jon seperti biasa, selepas subuh ia molor lagi. Hari minggu itu jadwalnya ia ngerem di kamar, istirahat full, malas-malasan. Bahkan, motor bututnya lebih sering tetap di dalam rumah. Karena ia lebih merasa nyaman di dalam kamar yg penuh buku, film, dan mainan, daripada jalan-jalan. 
Agak siang ibunya mengetuk pintu kamar, "Ada temen tuh," 

"Hah? Temen?" Jon heran, karena teman-temannya sebagian merantau, sebagian lagi sudah di surga. Ia punya teman hanya di tempat kerja saja. Tak seperti saat masih muda dulu, jalanan adalah rumah keduanya. Ke tempat mana saja ada orang yg menyapanya. 

Ternyata teman SMA yg kemarin ikut istrinya ke Jawa Barat. Basa-basi sebentar, ia lalu curhat. 

"Istriku kena sihir orang, Jon," ceritanya. 

Jon tertawa, mengira ia bercanda. 


"Dua bulan sebelum menikah, dia kena guna-guna orang yg tinggal di samping kontrakannya," ceritanya lagi. 

Jon melongo. Ia tak mengira temannya ada yg diuji seperti itu. 

"Yg biasanya aku jemput di terminal dia senang, saat itu dia malah nangis. Tubuhnya bersamaku, tapi jiwanya ada bersama orang itu. Pikirannya kacau, tak ada bayangan apa-apa, bahkan aku suaminya, kecuali bayangan orang itu. Dia mulai sering membantah, berani ke orangtua sendiri, tak pernah sholat lagi." 

Jon mulai 'membaca'. Imajinasinya merangkai puzle cerita sahabatnya itu. 

"Jadi aku putuskan pulang, tinggal di sini saja," lanjutnya lagi. "Aku baru ingat, orang itu cerita sendiri punya 'benda' t(s)usuk konde, yg bisa merusak rumah tangga orang," 

"Ah, ilmu hitam ya," Jon sudah menebak sebelumnya. 

"Iya. Satu bulan kami di rumah. Aku kira sudah aman, tapi ternyata belum. Istriku yg hamil 2 bulan, saat di USG rahimnya kosong," 

"Janinnya hilang?" tanya Jon. 

"Iya. Istriku keguguran. Alasan medis, dia terlalu lelah. Padahal sudah gak kerja lagi," 

Ada perbedaan antara sihir hitam dan putih yg digunakan untuk kejahatan. Sihir hitam akan tertolak oleh ritual ibadah yg kuat, sedang sihir putih itu tak begitu kuat selama seseorang menjaga sholatnya. Ada banyak sihir gelap, dari mulai yg ringan seperti di atas. Sampai yg terberat, semisal menyihir orang dengan penyakit mematikan, menggunakan perantara materi besar. Semisal memindahkan mobil ke lantai 25 sebuah hotel, atau di bawah tanah, dan sebelum mobil itu di keluarkan, orang itu tak akan sembuh. Pemahaman Jon baru setahap itu, tentu mungkin ada yg lebih mengerikan. 

Rasululloh saja pernah terkena sihir, yg menjadi asbabun nuzul surah al ikhlas, al falaq, dan an nas. Mungkin itu satu-satunya alasan mengapa rasul juga kena : agar surah itu turun dan umatnya bisa memakai itu untuk berjaga. Nabi Ayyub pun pernah, saat ia terkena penyakit aneh. Kulitnya terbakar, bau menyengat, semua anaknya mati, semua hartanya hilang, bahkan istri-istrinya pun meninggalkan dia. 
Jon paham, tak ada satu pun cara untuk mencegah musibah datang. Ia hanya mengerti, bahwa manusia bisa selalu membersihkan diri, agar terhindar dari petaka yg berbahaya. Manusia bisa memilih, terus menjadi hamba yg taat, atau membangkang.

No comments:

Post a Comment