Kun - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Thursday, April 18, 2019

Kun

16 Desember 2014 pukul 11.51

The man have to be what he have to be._ Jon Q_

Pada awalnya, manusia berada dalam ketidaktahuan yg setara dengan makhluk lain. Iblis diberikan kemampuan pembangkangan total, malaikat dengan pengetahuan kepatuhan total, sedang Adam hanya diberikan akal. Ia bisa saja membangkang, atau patuh. Dari ketidaktahuan manusia menuju pengetahuan, lalu berakhir kembali pada ketidaktahuan akhir. Derajat inilah yg mungkin disebut 'kepasrahan' : total. Seperti sebutir garam yg lenyap di dalam samudera. Maka, Adam pun diminta menjelaskan pada para Malaikat saat ia 'terangkat' : menjadi khalifah. Proses dari ketidaktahuan menuju pengetahuan disebut 'kehidupan', sedang proses dari pengetahuan menuju ketidaktahuan akhir disebut 'kematian' : pemahaman, ego, keberadaan.

"Manusia seperti apa yg mau hidup begitu, Jon? Aku terkadang tak mengerti, apa yg penting dalam hidup ini? Para ulama tradisional bilang, utamakan akhirat dan ambilah dunia ini secukupnya saja. Tapi ulama modern bilang, raihlah dunia sebanyak-banyaknya, karena kemiskinan adalah sumber kejahatan. Cukup itu tentang apa? Jika kemiskinan itu buruk, mengapa sebagian nabi hidup miskin? Bukankah mereka teladan kita?" tanyaku pada Jon, memuntahkan sampah pikiran.

"Jadilah apa yg memang seharusnya kau menjadi. Jangan berhenti disini, jangan berhenti hanya pada dirimu sendiri. Tuhan memberikan kekuatan 'Kun'-Nya pada siapa saja yg dikehendaki. Pada siapa saja yg telah sampai pada ketidaktahuan diri terakhir, pada ia yg abadi telah melampaui kehidupan dan kematiannya sendiri,"

No comments:

Post a Comment