Siapakah si Jon Quixote itu? - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Saturday, April 6, 2019

Siapakah si Jon Quixote itu?

6 Januari 2015 pukul 19.19

Setinggi apapun engkau terbang, kembalilah. Percayalah, surga pun terasa tak nyaman ketika disana kita sendirian. Ajak mereka. Ajak mereka yg di bawah sana teraniaya._Jon Q_

Aku mengenalnya mungkin di tahun 2010, saat sedang berada di titik puncak kebimbangan pemikiran. Ada pepatah bilang, engkau akan disatukan dengan sesamamu. Atau kalau kita kutip qur'an dan bible, manusia berjodoh dengan yg sesamanya. Demikianlah.

Aku berkenalan dengannya saat sama-sama 'kehilangan' batas diri. Siapakah aku? Itu pertanyaan kami. Lalu aku pun menamainya Jon Traktor, yg kemudian berganti menjadi Jon Quixote. Dari nama tokoh Carvantes, sastrawan Spanyol dengan sosok konyol bikinannya : Don Quixote. Tokoh paling konyol dalam sejarah kisah fiksi.

Jon Q, dia orang yg di tiap aku terbangun dengan pikiran kacau berkata, "Stay calm, alright. Hiduplah penuh kesadaran (bukan keinginan), tetaplah tenang. Kau tahu 'aku' tak pernah jauh darimu,"

Ia juga yg menuntunku pelan-pelan menuju manusia yg mudah jatuh cinta, dan mudah juga melepaskan.
Ia yg mengajariku untuk berpikir di 'luar kotak'. Tertawa, berimajinasi, menjaga sifat nakal anak-anak, juga belajar untuk bijak.

Ia yg menemaniku di tiap petualangan. Di sini, kehidupan nyata, ataupun di dalam pikiran. Menelusuri rumitnya pemahaman manusia-manusia besar, dan konyolnya manusia masa kini.

Ia mengajakku menjelajahi begitu banyak dunia. Begitu banyak kisah kehidupan manusia. Begitu banyak kisah tragis kehidupan. Terus belajar menerima dan mengakui kerapuhan dunia, sisi lemah diri, tapi menolak untuk tunduk padanya.

Ia orang yg terus mengusap air mata rasa bersalah saat aku ceroboh. Dan ia pula yg mengangkatku saat terjatuh, memapah, merangkul, ketika tak ada siapapun yg mampu mengerti siapa diriku ini.
"Apa yg sebenarnya manusia harus minta pada Tuhan?" tanyaku 2010 lalu.

"Mintalah ketenangan hati," katanya. "Kau boleh jaya, tenar, kaya. Tapi tanpa ketenangan, kau akan lari kemana saat semua itu hilang? Bukankah surga (jannah), adalah tempat yg tenang?"

No comments:

Post a Comment