Kau dari mana, nak? - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Thursday, May 30, 2019

Kau dari mana, nak?

Kau dari mana, nak?

Habis main di tetangga. Tadi waktu main di halamannya, aku dengar cerita mas-mas tetangga kita itu tentang masalahnya.

O ya? Dia sedang dalam masalah apa? Apakah kita mampu membantunya?

Aku kira tidak, ayah. Ia sudah mendapatkan jawaban masalahnya sendiri.


Begitu? Baguslah.

Tapi, ayah, kenapa harus ada masalah agar orang-orang mendekat pada Tuhannya? Kenapa harus dijanjikan surga dan neraka agar orang-orang menjadi baik? Dia cerita, karena masalah beratnya, ia menjadi merasa dekat dengan Tuhannya.

Begitukah? Jika bukan karena surga dan neraka, apa yang menjadi penggerakmu untuk berbuat baik, nak?

Emh, aku tak tahu, ayah. Aku hanya ingin berbuat baik saja. Bahkan kalau bisa, jangan sampai Tuhan tahu dengan kebaikan2ku itu.

O ya? Lalu, bagaimana kau mengatasi masalah dalam hidupmu, nak?

Emh...Aku hanya berpikir, masalah-lah yang membuat kita kuat. Aku sering di hukum di sekolah karena kesalahan temanku, tapi aku senang, karena dari itu aku semakin paham kehidupan.
Emh, lalu apa kau merasa dekat dengan Tuhan tanpa adanya masalah dan mampu tetap berbuat baik tanpa janji surga?

Aku tak tahu, ayah, aku dekat atau jauh denganNya. Apa itu penting? Aku lebih suka memikirkan kebaikan di dunia, ayah, daripada di surga.

Bagus. Mandilah, makan malammu ada di meja makan. Cepatlah besar, nak.

No comments:

Post a Comment