Mimpi Jon malam lalu - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Monday, May 6, 2019

Mimpi Jon malam lalu

9 Desember 2014 pukul 20.34

Nikmatilah masa mudamu, tapi bukan dengan merusaknya._Jon Q_

Siang itu Jon mengabari sedang berada di pantai. Ia mengantar bapaknya yg mendesain proyek kolam resisten di pantai itu.

"Malam lalu aku tertidur tenang sekali," katanya.

"Bukannya itu bagus? Mengingat tidurmu itu selalu larut, banyaknya persoalan membuatmu tertekan?" balasku. Kami saling berkirim sms.

"Itu yg aku takutkan," katanya lagi. "Saat tidurku tenang, selalu saja ada 'pemahaman' baru yg muncul disana. Malam lalu, bukan lagi dengan simbol - seperti biasanya. Tapi langsung,"

"Langsung bagaimana, Jon?" tanyaku tak paham.

"Rasa takut telah ku 'peti-kan' - terkubur dalam peti, lalu seseorang memberiku sebuah kitab. Aku tak memegangnya, kitab itu tebal, aku tak merasa pantas. Tapi serasa bobot kitab itu terasa begitu berat di kepalaku."

"Kitab apa itu, Jon?"

Ia tak membalas. Lama.

Setelah sekitar 1 jam, ia sms lagi.

"Tadi ketemu siswaku," katanya.

"Siswa yg mana nih? Lagi apa mereka di pantai? Pacaran yak? Haha," candaku.

"Bukan, mereka perempuan,"

"Ngobrol dulu tadi?" tanyaku.

"Enggak," balasnya pendek. "Dari pagi di telingaku ada yg 'berbisik', ada seseorang yg ingin bertemu di hari ulang tahunnya. Mungkin dia. Karena dia cuma ingin ketemu, aku lewati saja tadi, tanpa mengobrol,"
Temanku yg satu ini memang aneh. "Biarkan mereka menikmati masa mudanya. Toh gurunya ini pun bukan orang 'suci'," katanya lagi.

Aku tertawa. "Btw, Tentang kitab tadi, apakah kau sempat membacanya?" tanyaku.

"Sempat, beberapa lembar. Isinya penjelasan sederhana dari qur'an dan hadits,"

"Apa nama kitabnya?" tanyaku penasaran.

"Aku lupa, aku merasa tak pantas untuk membacanya,"

Ia tak membalasnya lagi. Dasar, selalu saja ini orang membuatku penasaran.

No comments:

Post a Comment