Untuk apa neraka diciptakan? - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Tuesday, May 7, 2019

Untuk apa neraka diciptakan?



Banyak yang bertanya dalam lingkar diskusi dulu waktu kuliah : Jika Tuhan maha baik, mengapa Dia menciptakan neraka?

Pertanyaan seperti ini bagus, meski terkadang terlempar secara lugu pada mereka yang merasa paham agama, namun terjebak pada tafsir-tafsir yang statis (tidak dinamis). Aku sendiri menampung pertanyaan-pertanyaan teologis macam itu, dan terus terang merasa gembira jika ada yang memberiku tantangan tafakur seperti itu.

Banyak definisi yang aku buat tentang neraka, dulu. Mulai dari neraka adalah surga untuk mereka yang hidup dengan jalan setan. Neraka adalah kumpulan tabungan dari sifat jahat manusia sendiri. Neraka justru tercipta dari paksaan manusia pada Tuhan untuk membersihkan dirinya sendiri. Atau neraka adalah api yang tak akan membakar seseorang yang masih memiliki keimanan meski itu kecil, dan banyak lagi yang sudah aku lupakan karena bagiku itu tak penting.

Lho kok tak penting?

Semisal dari ayat : innalillahi wa inna ilaihi roji'un. Kita akan kembali ke allah, mau apa ke surga? Misalnya.

Yang terpenting bagiku adalah kebaikan. Sebanyak apa bisa aku lakukan, dan sebesar apa kebermanfaatannya untuk manusia. Jika pakai bahasa mesra dari rasulullah : jadilah bagian dari cinta yang Ku bawa.

Lalu, mengapa neraka diciptakan? Kita ambil contoh Fir'aun. Dia menggoreng Siti Masithoh yang keras kepala menjaga keimanannya. Dia membunuh bayi laki-laki, dan dia menganggap dirinya sebagai Tuhan. Jika manusia seperti itu tidak ada neraka yang menantinya, lalu apa keadilan untuk orang-orang yang dibunuh, dianiaya olehnya?

Dari ini kita paham.

Rahman dan rahim itu hanya untuk makhluk Allah yg taat : orang beriman, hewan, tumbuhan, semesta. Sedang mereka yg menolak taat, itu istidraj. Seperti tingkatan cobaan, ujian, azab, dan terakhir adalah istidraj : pembiaran. Dibiarkan seinginnya dia hidup, dan akan dibalas nanti saat usianya menjelang usai, dan di akhirat nanti.

Selasa, 7 Mei 2019, Bandung

Selamat berbuka puasa.

No comments:

Post a Comment