BELAJAR MENIADAKAN TUHAN (2) - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Wednesday, June 19, 2019

BELAJAR MENIADAKAN TUHAN (2)


Ada tiga kata dalam quran yang dari sana kita tahu, bahwa kesadaran terbagi menjadi dua secara garis besar. Kata itu adalah ketika Tuhan berkata : Aku, Kami, Dia. Dua kata terakhir itu dalam kondisi antara makhluk dan kholiq, sedangkan kata pertama itu (Aku) dalam kondisi Dia berbicara pada Diri-Nya sendiri. Man arofa nafsahu faqod arofa robbahu. Juga, anna inda dzonni abdi, bukan berarti 'Aku berada dalam prasangka hamba-Ku', karena itu adalah menggunakan bahasa manusia. Makna tersirat dari itu adalah, Aku adalah kehendak hamba-Ku, yang telah kehilangan kesadaran tentang Kami dan Dia (dalam dua kata di quran itu).

Ada hari-hari ketika aku sangat ketakutan
Bahkan untuk sekedar bangkit dari tempat tidurku
Terbayang mengapa Tuhan seakan tak mau menjawab
Doa dan sapaan untuk mereka yang tertindas zaman

                Manusia sepertinya harus banyak belajar
                Dari sishypus yang berbahagia dalam kesia-siaan
                Meski paham derita akan terus menimpa
                Tak ada waktu sejenakpun untuk berhenti menanjak

Mungkin sudah datang waktunya
Untuk kita berhenti berharap bahkan pada Tuhan
Pada surga, pahala, dan Tuhan-Tuhan yang tak mewujudkan doa-doa
Sudah saatnya kita merasa lebih tinggi daripada Dia

                Karena ketika kesadaran mendaki ke tingkat selanjutnya
                Dia dan Kami menjadi tiada
                Yang ada hanyalah Aku
                Segala sesuatu yang menyatu dan.... gaib

Maka untuk apa menyembah-Nya
Untuk apa mengharapkan-Nya datang
Ketika kau tertimpa bencana
Hidup ini tentang Engkau, tentang Aku yang adalah semua

                Sudah saatnya kau menertawakan akalmu
                Dan melepas meninggalkannya sambil berkata
                Cukup disini kalian menipuku
                Membuatku menganggap ada Dia dan Kami yang di langit sana

Dia dan Kami yang di langit sana ada
Untuk mereka yang puas dengan dunia
Berhenti berjalan menyambut lengan dirinya sendiri
Yang berpaling dan.......... maa ghoroka bi robbikal karim



No comments:

Post a Comment