Kebencian - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Saturday, July 27, 2019

Kebencian

Cinta, Tidak ada yang menyalakan kebencian dan permusuhan dalam hatimu, kecuali setan. Jika kau dimusuhi, kemudian kau membenci atau memusuhinya juga, maka itu tanda bahwa kau masih bertempur dalam dirimu sendiri. Kau belum berdamai dengan dirimu sendiri, karena orang lain atau semesta di luar dirimu sebenarnya adalah satu. Orang lain adalah dirimu dalam wujud yang lain.

Aku tahu, engkau disana merasa kebingungan, cemas, khawatir, yang kau coba lawan setiap hari. Tidak ada malam yang aku lewati tanpa kebingungan disini. Kita belajar, bertumbuh, dan jangan biarkan diri kita terhalang oleh kekhawatiran. Suatu saat 'Tuhan juga akan bosan' memperlakukan kita seperti ini. Terus menerus memposisikan aku dalam kondisi yang seharusnya aku tak mampu bertahan. Tapi aku bertahan.

Ketika orang lain, saudara-saudara kita itu nge-gas, melaju kencang dengan rencana kemerdekaan finansialnya masing-masing, aku justru dilarang. Aku dipaksa untuk fokus dengan rejeki 'segitu', tak boleh mencari di tempat lain sesuai keahlianku. Kita ambil sisi positifnya saja, ya, bahwa aku memang tak boleh mengemis pada siapapun lagi. Tak mau meminta pada orangtua kita, tak boleh berhutang, juga tak bisa mencari di tempat lain.

Tapi hidup ini kan selalu punya jalan lain. Untungnya, Tuhan tak selalu seperti apa yang kita pikirkan. Dia selalu punya jalan terbaik untuk kita, meski terkadang nampak buruk pada kemasan awalnya. Lakum dinukum waliyadin, bagi mereka jalan hidup mereka masing-masing, dan bagi kita juga jalan hidup kita sendiri. Mereka tak bisa memaksakan jalan hidupnya padaku, dan aku pun tak akan memaksakan jalan hidupku untuk mereka.

Maka seperti yang aku tulis di atas, jangan mudah membenci siapapun. Yang kita benci adalah sifat, bukan orang. Karena jika kita benci orangnya, bisa jadi sifat buruknya itu kita juga punya. Teruslah bertumbuh dalam cinta, seperti apa yang kita pelajari dulu, seperti apapun dunia ini melukaiku, itu tak akan membuatku berhenti positif. Seperti apapun mereka mencoba menjatuhkanku, aku tak akan balik menjatuhkan mereka. Ada sang raja yang maha mengerti, dan aku hanyalah kuli, tukang, tak punya hak untuk membenci, atau bahkan merasa memiliki hidup ini. Aku tak akan melawan.

Al-Ma'idah ayat 28 ::

"Sungguh kalau kamu menggerakkan tanganmu kepadaku untuk membunuhku, aku sekali-kali tidak akan menggerakkan tanganku kepadamu untuk membunuhmu. Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Tuhan  seluruh alam".

No comments:

Post a Comment