Pesan Mahasiswa Tua pada Yuniornya - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Wednesday, July 17, 2019

Pesan Mahasiswa Tua pada Yuniornya

Apa kita pernah belajar tentang paradigma berpikir? Di HMI ada tema itu, tapi entah di PMII. Aku tahu penjelasan dari organisasi itu dangkal, dan aku mencari sendiri. 25 hari ini aku banyak belajar. Menelusuri ruang-ruang di dalam diri : nafsu, pikiran dan perasaan. Tapi aku tak mampu memasuki hatiku sendiri. Karena... annallaha yahuulu baynal mar'i wa qolbih, Ia membatasi seseorang dengan hatinya sendiri. Mengapa? Agar ia (hati kita) tetap dalam kesuciannya. Kini permainan 'judi' dengan-Nya lebih mengasyikan, karena aku semakin tahu rahasia yang Ia sembunyikan di tiga ruang dalam diri itu. Nafsu membuat apa yang kita lakukan menjadi candu - entah itu bersitan pikiran atau bermain facebook, pikiran yang tak ditenangkan akan terus membuat jalan kesesatan, dan perasaan yang tak ditemani pemahaman hanya akan melemahkan. Man 'arofa nafsahu, faqod 'arofa robbahu. Apakah kita menganggap Tuhan berada di depan kita saat sembahyang? Ubah itu. Jangan biarkan ruang (depan-belakang, sisi kanan/kiri) membuat jarak kita dengan-Nya. Ia berkata : Anni fa inni qorib, Aku sangatlah dekat. Skripsi itu urusan kecil, tapi apakah jiwamu lebih besar dari itu, ini pertanyaanya. Jangan putus asa. :)

No comments:

Post a Comment