Seperti Awan - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Thursday, August 1, 2019

Seperti Awan



Seperti awan yang menampung banyak beban
Ia tak lantas mengeluhkan matahari
Yang hanya mampu mengangkat uap ke dalam dirinya
Lalu hanya berdiri di atas sana tanpa membantu apa-apa
Seperti awan yang meneduhkan bumi
Ia tak membutuhkan pengakuan banyak orang
Teduh di bawahnya adalah sebuah kenikmatan darinya
Setelah menghalangi panas untuk manusia ia segera pergi
Seperti awan yang berjalan dalam kebebasan
Segala sesuatu di dunia ini memiliki titik jenuh
Mempunyai batas kemampuan yang menjadikannya normal
Memiliki sisi gelap dan terang yang membuatnya seimbang
Tak ada yang bisa menghentikan tarian bumi
Bersama itu manusia mengisi pikiran dan hati
Mereka yang memiliki jiwa tak berpintu
Harus bersiap titik jenuh akan membuatnya terjatuh
Seperti awan yang menampung beban hujan
Di arahkan air itu pada tempat sesuai tujuan
Seperti perintah Sang Tuan
Menumpahkan beban agar ia dapat bergerak kembali
"Menangislah dengan nyaman di sisiku," kata bumi pada awan
Hanya padaku kau bisa menumpahkan beban
Meski aku terkadang kacau karena hujan
Setidaknya aku selalu menerima terang dan gelap yang kau punya

1 Agustus 2015

No comments:

Post a Comment