Suatu saat yang dulu - Sambil ngopi ☕

Pilihan Bacaan

Sunday, January 26, 2020

Suatu saat yang dulu

Di suatu saat yang dulu kau pernah berada disana

Ketika setiap langkah kaki kau iringi dengan air mata yang tertahan

Dan sesak dalam jiwamu seakan Tuhan tutup mata

Membiarkanmu di tengah-tengah serbuan bencana

Lalu Dia turunkan seorang teman
bernama kesunyian

Kau awali tiap pagi dengan ratap penyesalan

Mengapa malam begitu cepat meninggalkan

Hari yang sama terus menerus berulang

Seperti orang-orang katakan tentang neraka yang membakar

Tiap kau hancur, kan diutuhkan kembali ke awal

Kemudian diremukkan lagi, lagi, dan tanpa henti

Akan kemanakah engkau berlari?

Bahkan sebelum kau mati

Langit dan bumi menolakmu menginjakan kaki

Dan mentari pun  enggan memberimu setitik cahaya pagi

Masihkah kan tersimpan cahaya iman di dalam hati

Sedang setiap harimu adalah kelabu

Tuhan maha tinggi tak terjangkau akal

Dan kau sendirian memikul beban banyak orang

Sejauh apa lagikah energimu akan bertahan?

No comments:

Post a Comment